Kamis, 17 Januari 2013

BENCI KOMERSIL MODE

Dalam tatanan sosial kontemporer sekarang ini, tidakkah kita melihat sebuah fenomena yang seringkali paradoks bahkan kontradiktif? adakah kita pernah bertanya-tanya atau setidaknya merasa asing darinya? atau kita merasa biasa-biasa saja dan bahkan hanyut dalam kendali 'realitas' tersebut?
Banyak memang, masalah yang membelit... tapi ini adalah kita pernah berfikir tentang "tubuh" yang kemudian hanya seperti semacam komoditas yang dijajakan, dipamerkan, seperti halnya barang-barang yang diperjual-belikan? sistem sosial yang hari ini semakin menghamba pada ekonomi kapitalis tak pelak lagi menggiring kesadaran kita untuk menjadi "sempurna". Pendek kata, ada propaganda yang membius kita untuk mengikuti "mode" yang seharusnya, ada semacam kriteria 'objektif' yang dikondisikan para penguasa mode dan trend untuk mengondisikan dan menetapkan mana yang "keren" dan mana yang "kampungan". Dan tentu semua itu tak lain hanyalah sebuah rayuan canggih yang ujung-ujungnya mencari keuntungan sebesar-besarnya. "tubuh" (terutama pada wanita) dieksploitasi habis-habisan sebagai komoditas yang layak jual, ada penindasan terselubung dimana wanita dijadikan obyek fetish. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar